Kriteria aplikasi pinjaman online ilegal dan contohnya 1
Fintech

Kriteria aplikasi pinjaman online ilegal dan contohnya

Aplikasi pinjaman online ilegal menjadi perhatian masyarakat dan sempat membuat banyak pihak geger. Mereka yang menggunakan aplikasi pinjaman online merasa was-was dan khawatir jika aplikasi yang digunakannya tersandung masalah hukum.

Agar tidak terjebak dengan aplikasi pinjam dana abal-abal, masyarakat wajib melakukan seleksi dengan ketat.

3 Kriteria aplikasi pinjaman online illegal

Wacana pinjam secara online bebas agunan tanpa credit card memang sangat menggiurkan, tapi sebelum apply ada baiknya Anda mengetahui ciri dari aplikasi pinjam dana ilegal berikut ini.

1. Tidak memiliki izin operasional dari OJK
Meskipun Anda benar-benar butuh dana cepat untuk menyelesaikan urusan atau membayar piutang, jangan asal apply tanpa memastikan jika fintech tersebut sudah terdaftar atau tidak di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Karena salah satu persyaratan sebuah aplikasi pinjaman online diakui oleh pemerintah adalah terdaftar dalam badan OJK. Tapi jika namanya ternyata tidak ada, artinya Anda patut mencurigai jika praktik yang dilakukan oleh perusahaan aplikasi tersebut adalah praktik ilegal.

Cara memastikan terdaftar atau tidaknya suatu aplikasi pinjam dana online di OJK tidak hanya dilihat dari keberadaan lambangnya saja tapi lihat pula di situs resmi OJK. Apakah ada nama aplikasi di daftar layanan peminjaman online legal.

2. Tidak punya kantor dan kontak yang jelas
Ironisnya tidak semua aplikasi pinjaman yang kita temui merupakan aplikasi legal. Kehadiran aplikasi pinjaman online illegal cepat cair sebenarnya beriringan dengan aplikasi legal hanya saja kita tidak mengenalinya dengan mudah karena promosi dan citra yang mereka berikan tampak positif.

Agar yakin jika aplikasi pinjam dana online tersebut ilegal atau tidak, lihat berdasarkan keberadaan kantornya. Kebanyakan aplikasi ilegal tidak memiliki kantor, mereka hanya bekerja dari rumah saja.

Jika ingin mengadu pun percuma karena customer service tidak bisa dihubungi. Daripada Anda direpotkan sendiri karena proses klaim dana yang sulit termasuk aktivasi lainnya, baiknya menghindari aplikasi pinjaman dengan karakter demikian.

3. Bunga dan denda relatif tinggi
Mereka yang membuka jasa pinjaman dana online ilegal hampir sepenuhnya hanya mencari keuntungan saja. Jadi jangan heran jika total bunga dan jumlah denda yang mereka patok lebih tinggi daripada aplikasi legal.

Bila menemui aplikasi pinjaman dana dengan ciri-ciri ketiga ini baiknya Anda waspada. Apalagi jika aplikasi juga terbukti tidak memiliki kantor yang jelas bahkan tidak terdaftar di OJK. Jika memaksakan diri yang ada Anda akan mengalami kerugian, baik itu rugi waktu, finansial dan kesehatan mental.

Contoh daftar aplikasi pinjaman online terbukti ilegal

Di atas telah disebutkan apa saja kriteria dari aplikasi pinjaman uang online yang bermasalah alias ilegal. Dan inilah dua contoh aplikasi pinjaman online yang tidak terdaftar di OJK.

Dompetkartu
Merupakan salah satu platform pinjaman uang illegal yang telah diringkus oleh pihak berwajib. Aplikasi ini berada di bawah naungan PT Barracuda Fintech.

Alasan aplikasi disebut ilegal karena tidak memenuhi syarat pertama yakni izin OJK.

Dompetberes
Karena masih satu naungan dengan Dompetkartu, otomatis aplikasi Dompetberes juga termasuk platform pinjam dana online ilegal.

Anda yang pernah ditawari untuk meminjam dana dari aplikasi ini baiknya mengurungkan rencana tersebut. Karena selain Dompetberes masih ada banyak aplikasi lain yang legal dan bisa diakses dengan mudah secara online.

Ada banyak bahaya yang bisa Anda alami saat berhubungan dengan aplikasi pinjaman online ilegal, selain mengalami kerugian finansial.

BACA JUGA: Aplikasi cicilan tanpa kartu kredit untuk pinjam uang

Mengapa disebut rugi finansial? Karena bunga dan denda yang diberikan mereka jauh lebih tinggi. Beberapa oknum pinjaman dana online ilegal juga terbukti meresahkan membernya.